Space Iklan masih tersedia
Home / News / Competition / Holiday BMX Jam #1 – Drop In Contest
Holiday BMX Jam #1 – Drop In Contest

Holiday BMX Jam #1 – Drop In Contest

Wow !! Akhirnya impian untuk BMX menginvasi Taman Menteng yang mana merupakan “ the busiest youth spot “ di Jakarta terjawab sudah. Akhirnya diputuskan pada hari sabtu tanggal 21 Maret 2009 lalu merupakan edisi perdana dari sebuah program lama Asosiasi BMX Indonesia yang coba dibangkitkan kembali dengan tema “SATURDAY NIGHT JAM “, yaitu acara kumpul bareng BMXer dimana selain untuk mempererat tali silaturahmi juga ada kontes mini sebagai sarana unjuk keahlian dan pengaktualisasian dari trik yang sudah dimiliki.

Arena Saturday Night Jam sudah dipenuhi oleh puluhan riders BMX Jabodetabek ketika team asosiasi menginjakan kakinya disana., banyak muka – muka lama yang hadir di arena seperti Oki Moshe, Bean Priuk, Mul Eternal, Sarkum Eternal, Tukil Etrenal dan John Nala aka Jabrik yang datang menjelang acara dimulai. Panitia dari Asosiasi BMX Indonesia pun sudah siap di arena, ada Moonnthink Bilga dan Ivan Nurma yang menjadi juri, lalu ada Andri ST, Firman Kurniawan dan Ariesto sudah siap untuk membuat Taman Menteng berguncang.
Setelah pendaftaran Holiday BMX Jam #1 – Drop In Contest ditutup, maka seluruh riders yang berpartisipasi dikumpulkan untuk mendapatkan briefing dari juri. Seluruh riders BMX yang ikut mendapatkan briefing dari Moonthink Bilga & Ivan Nurma ( Wimcycle ) mengenai peraturan dan penilaian dalam drop in kontes ini. Setelah selesai briefing acara doa bersama untuk kelnacaran acara pun dilakukan oleh seluruh peserta, juri dan panitia.

Tepat pukul 22.00 acara pun dimulai, ke 17 riders tersebut berusaha mengeluarkan trik – trik terbaik nya, 180 to fakie,360, table top, toboggan,one foot one hand, table top 180 dan 360 tail whip adalah beberapa trik yang diperlihatkan oleh mereka. Setelah 17 riders menjalankan 3 run yang diberikan oleh juri, maka tibalah juri untuk menentukan siapa saja yang berhak maju ke final. Sementara juri menghitung poin, arena pun diramaikan oleh demo flatland dari Botay, Adnan dan Ajo “ Old School “. Penampilan flatlanders ini ternyata mampu menarik minat penonton untuk berhenti dan menyaksikan acara ini, bahkan kemacetan yang tadinya sudah mencair kembali macet dan bertambah parah.

Aksi dari Adnan saat jeda acaraSetelah dihibur oleh demo dari team Flatland selama kurang lebih 15 menit, maka pertandingan pun kembali dilanjutkan ke babak final. Setelah berembuk maka juri memutuskan untuk meloloskan Sarkum ( Eternal ), Jabrik ( Eternal ), Tukil ( Eternal ) dan Deny ( BMX Bersama ) untuk bertanding di death match final.

Jabrik yang mendapatkan kesempatan pertama untuk melakukan drop in pun bersiap di starting line, setelah siap Jabrik pun melakukan drop in dengan trik Turn Down yang mulus. Tepuk tangan dari penonton pun menambah semangat Jabrik sehingga di kesempatan kedua pun Jabrik sukses mendaratkan trik X- Up, tetapi sangat disayangkan di run terakhir Jabrik gagal mendaratkan trik 360 nya.Sarkum yang mendapatkan kesempatan kedua pun berusaha maksimal dengan trik 180 nya, sementara Tukil yang run sesudah Sarkum pun tidak mau kalah dengan mendaratkan trik 180 dan 360 yang sangat sangat mulus.

Sementara peserta terakhir yang mendapatkan kesempatan adalah Deny ( BMX Bersama ) sepertinya masih demam panggung karena mendapatkan kesempatan terakhir untuk run, 2 trik pertamanya gagal didaratkan dengan mulus tetapi beruntung di run terakhirnya Deny berhasil mendaratkan one hander one foot dengan mulus.

Akhirnya selesai semua run dari 4 riders yang masuk ke final, sementara menunggu hasil dari juri para penonton dan riders pun mendapatkan hiburan dari group pengamen jalanan yang kualitasnya tidak kalah bahkan melebihi beberapa band papan atas di Indonesia. Setelah selesai dengan penampilan band dadakan tadi, tanpa diduga duga MC Ian pun meminta kesediaan seorang penonton untuk dipinjamkan sepeda motornya untuk diloncati oleh Deny yang gosipnya akan menggantikan posisi Roni Rambo sebagai riders dengan bunny hop tertinggi.

Akhirnya ada seorang bapak dari kerumunan penonton yang mau meminjamkan sepeda motornya untuk diloncati oleh Deny, tanpa menunggu lama Deny pun berhasil melompati sepeda motor itu dengan mudah. Tepuk tangan pun terdengar ramai dikerumunan penonton, bahkan bapak polisi yang sedang berpatroli pun berhenti sebentar sekedar untuk melihat dan memberikan semangat dan tepuk tangan.

Para juara berfoto bersama juriAkhirnya juri pun memberikan hasil lomba kepada MC Ian, dan hasil nya pun langsung diumumkan ke penonton dan riders yang berharap dan menebak siapakah yang berhasil mendapat predikat ‘”KING OF DROP IN”? Dan yang berhasil menjadi juara dalam acara tersebut adalah :
1. Tukil     ( Eternal – Jakpus )
2. Jabrik ( Eternal – Jakpus)
3. Sarkum ( Eternal – Jakpus)
4. Deny    ( BMX Bersama – Senayan)

Dan setelah hasil diumumkan para penonton dan riders pun mendapatkan kesempatan menyaksikan Battle antara Tukil, Jabrik dengan Rizky Leonardo ( Wimcycle BMX Team ) pemain Pro Indonesia yang menduduki peringkat 8 di TREX Games Busan, Korea tahun 2008 lalu. Battle berlangsung seru dengan hadirnya Rizky Leonardo, hanya ada 1 kata untuk menjabarkan battle ini “ SERU “ !!.

Setelah battle selesai, maka waktunya untuk penyerahan hadiah yang sudah ditunggu oleh para pemenang. Hadiah pun diberikan oleh Oki sebagai perwakilan sponsor dari MOSHESTUFF, Moonthink Bilga dari juri dan Danil Gunawan sebagai Ketua Asosiasi BMX Indonesia. Dan tepat pukul 00.00 acara resmi berakhir, dan semua riders pun dengan senyuman mengembang pertanda bahwa acara malam ini cukup memuaskan dahaga riders bmx untuk sebuah event BMX Street Natural.

Terimakasih kami ucapkan kepada MOSHESTUF, FOMI, Asosiasi BMX Indonesia sebagai penyelenggara dan juga semua riders BMX Indonesia. Jaya terus BMX Indonesia. GO BMX!

{jgototop}{/jgototop}

Comments