Space Iklan masih tersedia
Home / News / Competition / SCTV Class Karnaval 2009 Diary Part 1
SCTV Class Karnaval 2009 Diary Part 1

SCTV Class Karnaval 2009 Diary Part 1

Yap sudah 3 tahun bmx stunt terus ada di class karnaval ini, termasuk  di tahun ini acara diadakan secara tour 6 Kota yaitu BSD Tangerang, Bandung, Lampung, Semarang, Sidoarjo dan Yogyakarta sebagai kota terakhir. Seperti biasa tour ini berjalan setiap minggu selama 3 hari yaitu Jumat, Sabtu dan Minggu. Pada hari Jumat dan Sabtu tampil sekitar jam 15:30-16:00, dan di jam 17:00-17:30, dan untuk hari minggu penampilan show pertama di jam 10:00-10:30. Tour kali ini di mulai di awal bulan Februari yaitu tanggal 6 Februari sampai dengan 15 Maret 2009 dan memang terasa berbeda dibandingkan dengan  tahun kemarin, dikarenakan banyak hal yang hilang dan banyak hal yang baru.

Kota pertama di BSD Tangerang

Ini merupakan kota pertama dalam tour, formasi bmx show kali ini memang berbeda di tambah MC untuk BMX sendiri Azmi tidak bisa bergabung karena dia sudah bekerja di sebuah perusahaan pertambangan.

Para rider, Ki-Ka : Jujun,Jaka,Didi,WendyRiders yang ikut kali ini adalah  3 orang langganan karnaval yaitu Jujun J, Didi Triya S, dan Jaka L (Jack), dan pendatang baru dari Jogjakarta yaitu Wendy. Wendy menggantikan posisi Moonthink Bilga (WIMCYCLE) yang secara kebetulan pada hari Minggunya sedang mengikuti kompetisi di TMII. Kita berangkat Jumat pagi tanggal 6 Februari 2009 dan Wendy pun datang ke Bandung pada hari yang sama. Setelah menjemput Wendy sekitar pukul 06.00, dengan memakai Mobil APV kita langsung menuju BSD Tangerang. Sesampainya di tempat dan setelah saling menyapa dengan panitia yang memang sudah akrab dan bisa di bilang serasa reunian dengan teman lama.

Dan ketika melihat sebuah jumpbox yang super besar, setinggi dan selebar ini kita semua kaget dan bertanya, apakah bisa  kita melewatinya? Walaupun sebelumnya team sudah diberikan gambaran dan ukurannya, tetapi kita semua tidak menyangka akan sebesar ini. Jujun ,Didi, Jack dan Wendy sudah tidak sabar ingin mencoba walaupun ada perasaan down melihat alat sebesar itu, tetapi rasa penasaran itu akan hilang suges setelah mereka mencoba. Kata – kata pujian yang terlepas dari mereka  setelah mencoba alat tersebut, baru kali ini mereka merasakan terbang setinggi itu dan merasa benar-benar melayang.

Jujun(putih) dan Wendy(hitam) berduet backflipWaktu show pun tiba, memang sangat terasa ada komponen yang hilang yaitu seorang MC khususBMX show. Dan karena tidak ada MC yang ada dan mau tidak mau,akhirnya saya pun dijadikan MC dadakan untuk menerangkan trik – trik BMX yang ada.

Hari pertama terlewat begitu saja dan semuanya masih kaku dengan jump box yang besar tersebut. Hari kedua show pun kembali seperti kemarin, saya masih didaulat untuk menjadi MC dadakan. Di hari kedua ini rasa tegang yang ada sudah berubah menjadi lebih rileks, Jujun, Didi dan Wendy merasa sudah siap. Tetapi Jack merasa minder karena dia belum mendapatkan soulnya, gapnya pun masih landing di table sehingga dia terlihat gugup. Dan di hari kedua ini Jack pun sedikit kurang nyaman sehingga ketika hendak melakukan flip tidak berhasil dan sepedanya terlempar dan membuat barnya bengkok. Sehingga hanya 3 riders yang berperan sampai acara usai.
 
Kota kedua di Bandung
Tanggal 13 Februari 2009, gilran Bandung yang merupakan kota kedua tour ini. Di kota kedua ini kita show di kota sendiri, ya bisa di bilang main di kandang. Acara ini sendiri berlangsung di monumen Bandung Lautan Api yaitu di Tega Lega. Ini merupakan moment untuk mengumpulkan riders untuk datang  dan nge-jam bareng sambil melihat Jump box yang super besar.

Komunitas BMX setelah nge-jam bareng di BandungShow kali ini sudah bukan pengenalan lagi, dan terasa memang berbeda dari kota pertama.Tampil di kota sendiri memang lebih bersemangat sehingga show pun terlihat lebih hidup dan sangat terasa.Dan antusiasime masyarakat sangat baik, terlihat dari sambutan dan tepuk tangan yang meriah dari para penonton.Bisa di bilang kota Bandung  terdapat hal yang istimewa, karena riders dari kota lain pun datang seperti dari Banten, Garut dan kota Bandung sendiri.

Mulai dari Street riders sampai Flatlander ikut memberi support walaupun waktunya terpisah tetapi terasa sangat meriah. Karena banyaknya bmx riders yang masuk ke arena karnaval sampai petugas keamanan pun agak mencegah para bmxers untuk masuk ke arena.Mungkin inilah the first town dalam rangkaian karnaval yang sukses, ditambah riders cilik Andre yang ikut show dan mengeluarkan trik no footed dan no footed cancan. Yo salut Dre!

Ki-Ka: Jujun, Crew Lampung (wanita), Syafril, Wendy, DidiKota ketiga di Lampung
Kota ketiga ini adalah kota yang pertama kali kami menginjakan kaki di tempat yang belum pernah kami kunjungi. Di sini seorang riders terpaksa harus absen dan di gantikan yaitu Jaka L (Jack). Jack tidak dapat mengikuti tour karena dia harus menghadapi ujian kuliah dan juga menjaga istrinya yang sedang hamil. Posisi Jack digantikan oleh seorang riders dari kota Jogjakarta yaitu Syafril. Kita semua berangkat dari Bandung ke Lampung menggunakan bus dengan menempuh waktu sekitar 8 jam.

Kita berangkat sekitar jam 8 malam dan sampai di Lampung sekitar jam 4:30 pagi, sampai di sana kami langsung masuk hotel,meneruskan beristirahat.Arena di tempat acara memang tidak bersahabat, dikarenakan medannya berlumpur bilamana hujan turun dan membuat pergerakan sangat susah dengan Lumpur tebal yang menempel di sol sepatu.

Bersambung…

{jgototop}{/jgototop}

Comments