Space Iklan masih tersedia
Home / News / Competition / SCTV Class Karnaval 2009 Diary Part 2
SCTV Class Karnaval 2009 Diary Part 2

SCTV Class Karnaval 2009 Diary Part 2

Suasana penonton di kota ini bisa dibilang sepi, ini mungkin diakibatkan tempat acara yang jauh dari pusat kota yaitu di daerah taman Hutan kota di Way Halim. Lalu di tambah cuaca yang kurang mendukung seperti mendung terlihat mau hujan dan ketika panas suhu nya naik secara tiba – tiba, dan ini  mengakibatkan Jujun dan beberapa riders terjatuh lemas yang mungkin dikarenakan dehidrasi.

Jujun pun harus mengalami cidera pada saat dia melakukan trik Superman Seat Grab dan pedalnya berputar sehingga pengembalian kakinya tidak sempurna sehingga membuat kaki kirinya terkilir, dan di hari terakhirpun Jujun tidak terlalu berperan semaksimal di kota-kota lain.

Kota keempat di Semarang
Kota Semarang memang sudah tidak asing lagi karena bisa di bilang selama 3 tahun kota ini tak pernah terlewatkan. Kota ini memang sangat antusias apabila ada sebuah event BMX dan di kota ini pula kami merasakan kembali kurang gregetnya sebuah show tanpa MC BMX. Komposisi riders di Semarang tetap tidak berubah seperti yang ada di Lampung.

Whip Indian Air dari WendyJujun sudah kembali normal dari cidera engkelnya yang kemarin didapat di Lampung walaupun belum fit benar, tapi semangatnya sudah 100%. Di kota ini kita bertemu dengan banyak riders seperti Ricko Agogo dari Solo, lalu ada Oni, Adit, Cris dari Jogja, dan tentunya dari Semarang sendiri, Ipang (Piss Drunk) dan juga Nanda yang mengelola sebuah Blog yaitu http://20Grandcrew.blogspot.com.

Sayang BMX stunt yang legendaries Indra datang terlambat ketika show sudah beres, dia baru muncul sehabis pulang dari Jakarta menghadiri sebuah konser band dari luar negeri sana. Jujun,Didi,Safril dan Wendy pada malamnya ikut nge-street bareng dengan komunitas bmx di Semarang.

Moonthink saat melakukan Fufanu VariasiKota kelima di Sidoarjo
Mungkin ini merupakan perjalanan terjauh yang di tempuh selama tour berlangsung, perjalanan Bandung ke Sidoarjo di tempuh selama 15jam. Acara ini bertempat di GOR DELTRAS yang berada dipusat kota Sidoarjo. Di kota ini terjadi kembali  perubahan riders yaitu Safril di gantikan oleh Moonthink Bilga (Wimcycle), dan ini merupakan perang BIG AIR antara riders pro yang ada di event ini. Dan ini adalah show pertama Moonthink dan rupanya diapun memberi tanggapan yang sama setelah melihat Jumpbox yang super besar. Show hari pertama dapat dibilang sepi tetapi menjelang malam pengunjung pun mulai ramai berdatangan, namun sayang waktu show bmx sudah habis.

Di hari kedua, acara karnaval kebetulan bentrok dengan pertandingan sepak bola sehingga pengunjung pun  enggan berkunjung ke karnaval. Sehingga penonton show pun ramai di padati oleh supporter bola yang selesai menonton pertandingan, dan pertandingan hari itu digosipkan akan berakhir dengan kerusuhan namun untung tidak terjadi apa – apa. Di Sidoarjo kita bertemu dengan riders Sidoarjo, ada Dedet, Zimmy, Rombeng dan flatlanders lainnya, tak luput juga Bon-Bon “The Flatlander Boy” berkunjung ke karnaval, kemudian Arito dan Dayat riders dari Surabaya.

Tapi di samping show di kota ini, ada rencana melihat bike park baru yang ada di kota Surabaya, dan kebetulan pengerjaan bike parknya sudah beres tapi belum sempurna namun sudah bisa di pakai. Hari Senin sesudah show beres kita menuju Surabaya dan langsung menuju bikepark yang terletak di di dekat museum kapal selam, setelah kita sampai dan melihat bentuknya sedikit terdapat kekecewaan terhadap hasil desain dan pengerjaan nya. Andaikan saja pihak pengelola dan pemerintah mau duduk bersama, pasti akan didapatkan sebuah bike park yang representative. Tetapi acungan jempol untuk PEMKOT Surabaya yang sudah mau memfasilitasi komunitas BMX di Surabaya.

Okke dengan Whip No Footed Cancannya di JogjaKota keenam di Yogyakarta
Ini adalah kota terakhir dari rangkaian tour SCTV Class karnaval, kita memang merencanakan di kota ingin membuat sesuatu yang lain dibanding kota-kota lainnya.  Di Jogjakarta inilah bisa dibilang komunitas bmxnya sangat berkembang dan dinamis dan juga melahirkan riders-riders yang tangguh-tnagguh antara lain Wendy, Safril, Adit, Yanug, Onni dan lain sebagainya.

Di kota ini pun kami dikunjungi oleh riders dari Semarang Ipank Piss Drunk, Angga dari Solo dan lainnya. Mereka datang memang bermaksud untuk ikut ngejam bareng dan ikut best trik game di Jump Box. Show BMX pun baru dilakukan menjelang malam hari dan hanya dilakukan sebanyak 1 session.Game best trick baru berlangsung Minggu sore sekitar jam 15.00, setelah bmx show selesai saatnya kami menggelar best trick kontes.

Wendy (merah) pemenang best trick dan riders lainRiders yang berpartisipasi ada 16 orang, terbagi dalam 4 grup, banyak hal gila yang di lakukan riders-riders yang turun di best trick kontes. Angga dari Solo mencoba 720, namun sayang pendaratannya kurang sempurna tetapi salut sudah  mencobanya. Didi Triya melakukan Front flip yang membuat kaget semua orang tapi tidak pernah terjadi berputar kedepan. Ivan Nurma (Wimcycle) pun merasa panas, sehingga dia melakukan Front flip yang bisa dibilang tinggal berputar setengahnya lagi namun Ivan jatuh tersungkur dan meninggalkan sedikit tanda merah di punggungnya. Pada run ke 2, Ivan melakukan Double Tailwhip namun gagal, dan the winner adalah dari kota Jogjakarta sendiri yaitu Wendy dengan triknya Whip Indian Air dan 360 Whip Superman.

{jgototop}{/jgototop}

Comments