Space Iklan masih tersedia
Home / News / Close Up / Wanitsakul Kiattichai
Wanitsakul Kiattichai

Wanitsakul Kiattichai

Pada saat IOXC 2009 di Karebosi, Makassar kemarin, kami sempat berbincang dengan salah satu rider BMX Freestyle terbaik di Asia Tenggara dari negara Thailand. Banyak orang bilang kalau sosok yang satu ini sombong, tapi ternyata semua itu tidak terbukti saat kami berbincang dengannya. Yuk kita simak obrolan kami dengannya, siapa tahu ada ilmu yang bisa kita ambil dari rider BMX yang (masih) menjadi momok bagi para rider kita saat kompetisi.
Siapa nama lengkapmu ?
Wanitsakul Kiattichai

Kalau nama panggilan ?
Kalian boleh memanggilku Tee (baca: ti)

Kapan dan dimana kamu dilahirkan ?
18 October 1998 di kota Khonkaen

Kapan kamu mulai bermain BMX dan berapa lama sudah menjadi pemain pro?
Saya mulai bermain BMX pada usia 11 tahun dan sudah 7 tahun saya menjadi pemain pro. Sejujurnya, pada awalnya saya main sepeda MTB Downhill kemudian pindah ke BMX Cross/Race, saya pikir itu merupakan dasar yang sangat bagus. Itulah mengapa saya mempunyai tenaga dan kekuatan sehingga dapat dengan cepat  beradaptasi dengan disiplin street, dirt jump, dan semua BMX freestyle.

Wanitsakul Kiattichai siap beraksiKapan dan apa trik yang kamu pelajari pertama kali ?
Trik yang pertama…hmm… ya seperti X-up, No-foot, dan teknik dasar lainnya. Saya memulainya saat berusia 12 tahun.
 
Trik tersulit apa yang pernah dilakukan ?
Hmm… Flair Whip, karena saya sudah melatihnya selama 1 tahun tapi sampai sekarang masih belum bisa melakukannya dengan sempurna.

Apa trik favoritmu ?
Double tailwhip, saya berhasil melakukannya pada usia 16 tahun.

Trik apa sih yang ingin kamu kuasai di masa mendatang?
Yah seperti para pro yang lalukan… pokoknya suatu waktu saya akan belajar dan melatih trik Backflip double whip walaupun tentu saja kelihatannya itu tidak akan mudah..

Siapa sih yang menginspirasi kamu di BMX ?
Kakak saya, dia pemain pro juga dan telah melatihku banyak hal tentang dunia BMX dan juga semua rider pro BMX, melalui internet, majalah dan video mereka.

Hal yang paling kamu takuti apa?
Saya paling takut sama ular, pasti bakalan lari sekencang-kencangnya deh kalo ketemu ular, hehehe…

Tubuh dan ototmu terlihat bagus dan atletis, apa kamu melatihnya secara khusus dengan fitness mungkin?

Ya, saya rutin melatihnya dengan fitness.

Apakah ini pertama kalinya ke Indonesia ?
Oh tidak, ini yang kedua kalinya. Pertama kali ke Indonesia adalah ke Bali pada saat kompetisi tahun 2006 yang lalu.

Apa kamu pernah cedera parah ?
Tentu saja, saya pernah terjatuh dengan parah, coba saja lihat bibir, dagu, pergelangan tanga, dan juga pergelangan kaki saya.

Saat melakukan trik Downside Whip TransferMenurutmu bagaimana dengan para rider Indonesia dan ada saran untuk mereka ?
Bagus, mereka mempunyai kesempatan untuk lebih baik dari saya. Saran saya jagalah keselamatan saat bermain karena itu yang paling penting dan jangan lupa pakailah juga pelindung siku.

Apa sih makanan favoritmu, bagaimana dengan makanan Indonesia ?
Makanan favorit saya adalah  Tim Yam Pung (salah satu makanan khas Thailand). Saya suka sekali nasi goreng, lebih enak dibandingkan dengan nasi goreng negara saya.

Suka sama musik apa sih ?
Ah, saya bukan pendengar yang baik, jadinya semua jenis musik saya dengarkan.

Siapa sponsormu ?
DJ BMX, Nike ( tapi sudah tidak lagi ), Simbia dan tim BMX kakak saya, Chok Bike. Mereka semua yang menjamin transportasi dan akomodasi kalau saya berkompetisi di negara lain.

Apa dan di mana pengalaman terbaikmu ?
Juara 1 di kompetisi Shanghai 2006.

Apa nama tim BMXmu ?
Chok Bike dan DJ BMX.

Ok untuk yang terakhir, selamat atas kemenanganmu pada street dan bunnyhop di kompetisi IOXC, yang tentunya jadi  kado ultahmu kan?
Terima kasih banyak

Comments