BMX Local Heroes 2018
Home / News / FYI - For Your Info / Workshop Olahraga Ekstrem dan Pembinaan Organisasi Karanganyar 2018
Workshop Olahraga Ekstrem dan Pembinaan Organisasi Karanganyar 2018
Peranan KEMENPORA dalam pengembangan organisasi olahraga ekstrem

Workshop Olahraga Ekstrem dan Pembinaan Organisasi Karanganyar 2018

Karanganyar – Bertempat di GOR Mini Nyi Agengkarang pada Sabtu, 4 Agustus 2018 dilaksanakan workshop mengenai olahraga ekstrem dan pembinaan organisasi. Dengan narasumber Kepala Bidang Pemuda Dan Olahraga Bapak Bakdo Harsono, S STP, Perwakilan KEMENPORA oleh Bapak Bambang Rianto, FORMI KARANGANYAR Bapak Broto Setiabudi selaku Ketua Divisi Olahraga Petualangan dan Tantangan, Bapak Iqbal Ramadipayana Karo Pemerintahan Prov Sumbar, Pingkan N. Mandagi, S.Ds Humas PB Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI),Wakil Sekr Formi Sulawesi Utara, staf Dispora Prov. Sulut, dan Bapak Titis Karo DISPARPORA Karanganyar, dan dihadiri komunitas BMX dan SKATEBOARD dari perwakilan Boyolali, Solo, Karanganyar, Yogyakarta, Madiun, Pekalongan, Sragen.

Workshop dimulai dengan perkenalan dengan para narasumber dan saling bertukar pengalaman dalam pengembangan organisasi ekstrem di kota masing-masing, dan juga dalam workshop ini menjadi ajang tanya jawab oleh para peserta workshop mengenai tata cara melakukan pengajuan proposal kegiatan dan permohonan fasilitasi sarana dan prasarana olahraga ekstrem.

Di kesempatan ini Bapak Titis mengatakan bahwa pemerintah Karanganyar akan memfasilitasi sarana dan prasarana bagi olahraga ekstrem. Yang mana lahan sudah tersedia di samping Mesjid Agung Karanganyar. Blueprint untuk park akan mulai dikerjakan pada awal tahun 2019.

Narasumber Workshop. Dari Kiri : Danil (Ketua ABI), Bpk Bakdo Harsono (Kabid DISPARPORA Karanganyar), Bapak Iqbal Ramadipayana (Karo Prov Sumbar), Pingkan Mandagi (Staf Dispora Prov Sulut), Bambang Rianto (Perwakilan KEMENPORA), Bapak Broto Setiobudi (FORMI KARANGANYAR)

Bapak Iqbal membagikan pengalaman saat memberikan bantuan kepada para komunitas olahraga ekstrem dengan mengadakan event lokal, lalu meningkat ke event nasional dan alhasil mampu mencetak atlet yang berprestasi. Bapak Iqbal mengatakan optimis dengan adanya kegiatan Local Heroes Karanganyar akan melahirkan bibit baru dalam olahraga ekstrem yang tidak menutup kemungkinan akan membawa nama baik Karanganyar sebagai kota pencetak olahragawan yg berprestasi.

Kemenpora sendiri sudah memberikan bukti nyata dengan mengapresiasi olahraga ekstrem dengan dibentuknya kegiatan IOXC yang telah berlangsung selama 10 tahun. Dan dari IOXC ini pula mampu mengantarkan rider Indonesia dan skater Indonesia meraih medali emas pada Event tingkat internasional yaitu FISE Montpellier.

Adapun output yang dihasilkan Workshop ini adalah fasilitasi sarana dan prasarana olahraga ekstrem. Dan pembinaan organisasi yang harus terus dilakukan dan disinergikan dengan kegiatan pemerintahan Karanganyar. (FO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*